PlanetNufo.com – Pesantren-Sekolah Alam Nurul Furqon atau yang lebih dikenal dengan Planet NUFO, Mlagen, Rembang selalu berusaha menyesuaikan diri dengan dinamika perkembangan yang terjadi. Tak ada kata alergi untuk melakukan perubahan, bahkan walaupun perubahan itu terbilang ekstrem. Jika memang perubahan itu adalah sebuah tuntutan untuk membuat lembaga pendidikan semakin baik, seluruh civitas akademika Planet NUFO akan dengan terbuka menerimanya.

“Kami selalu melakukan pembenahan. Maka kalau datang ke sini, pasti akan ditemuka sesuatu yang tidak sama dengan sebelumnya. Ini berlaku pada hard ware maupun shoft ware. Pengasuh kami, Abah Nasih, senantiasa membuka wawasan kami, bahwa ini adalah era yang perubahan akan semakin cepat. Bahkan dalam hitungan menit. Kalau kita anti perubahan, maka kita akan digilas oleh zaman,” terang Suudut Tasdiq, S.H.I, L.L.M., Pengasuh Harian Pesantren yang terletak di sebelah timur Desa Mlagen itu.

Sejak awal Planet NUFO menerapkan konsep mentoring yang super intensif. Ceramah ditekan seminimal mungkin. Yang sangat didorong adalah santri-murid aktif belajar di bawah panduan guru. Mereka juga dibuatkan banyak kesempatan untuk praktek, misalnya pidato, ceramah, diskusi, bahkan khuthbah Jum’at.

“Di sini, yang khuthbah Jum’at adalah santri-murid. Anak-anak SMP. Kalau masih ada yang ideal, kami anggap biasa saja. Tapi ini adalah wahana latihan yang riil bagi santri-murid. Dengan cara ini, kami ingin santri-murid memiliki kesiapan penuh ketika nanti kuliah dan terutama terjun dalam masyarakat. Dan yang benar-benar ditekankan di sini adalah penguasaan ilmu alat dengan memastikan literasi dan numerasi. Literasi diperkuat dengan memahami teks Arab gundul. Numerasi dengan penguatan matematika dasar, lalu prakteknya dengan menjalani bisnis,” kata Kepala SMP Alam Planet NUFO, Abdul Rozaq, S.H., M.Ag..