Jalan penuh debu kau lewati

Jalan penuh polusi kau susuri

Jalan berbatu tajam tak kau peduli

Jalan menanjak pun kau daki

Tak peduli jarak berpuluh-puluh kaki

Tak peduli lengkingan klakson kendaraan pagi

Tak peduli matahari terik menyinari

Atau malah hujan badai membasahi

Demi kami,

Demi mengisi wajah-wajah yang haus akan ilmu duniawi

Demi menyuapi sedikit demi sedikit ajaran-ajaran illahi

Demi menanamkan budi pekerti sejak dini

Demi mencetak penerus-penerus negeri yang berkualitas tinggi

Ruang cat putih akan jadi saksi

Menyaksikan tingkah para penerus negeri

Menyaksikan hangatnya canda tawa kami

Mendengarkan kala ruang cat putih jadi ruang diskusi.

Goresan tinta akan menjadi saksi

Lembaran materi akan menjadi saksi

Mesin waktu bundar di ruang cat putih akan menjadi saksi

Ilmu yang mengalir juga akan menjadi saksi

Jalan-jalan yang kau susuri akan menjadi saksi bisu

Atas segala pengorbananmu

Alam semesta juga akan jadi saksi bisu

Atas segala bentuk pengabdianmu

Kini,

Penerus negeri silih berganti

Pertemuan dan perpisahan terus terjadi

Para penerus sudah menjadi pengabdi negeri 

Dan engkau masih di sini

Dengan senang hati tetap mengabdi

di ruang cat putih

Oleh: Sakina BillahSekretaris Umum PD PII (Pelajar Islam Indonesia) Kabupaten Rembang, Siswa Kelas XII MA Darul Huda Planet Nufo Mlagen