Dalam gelapnya malam

Ku temukan cahaya terang

Api gelora berkobar

Menanti ilmu yang kan ku dapatkan

Sabar yang tak berujung

Ilmu yang tak terhitung

Ketulusan yang tiada tara

Pun mengajar tanpa jeda

Kasih sayang yang tulus

Cinta yang tak pernah tandus

Bagai lampu yang tak pernah redup

Menyongsong semangat tuk belajar terus

Sabar yang seluas samudra

Tutur kata tulus yang keluar dari bibirnya

Hanya ucapan terimakasih yang ada

Tuk guruku tercinta

Kau selalu menunggu

Di panasnya siang yang membakar bahu

Menungguku yang tak tahu malu

Demi mengajar materi yang belum ku tahu

Telat slalu menjadi hal biasa

Bagiku yang tak tahu arah

Kesabaranmu tumpah ruah

Hingga kami menyepelekan

Tak pernah lelah menunggu

Tak pernah lelah memberitahu

Jasamu sungguh sangat berarti bagiku

Tuk di masa depan yang kelak kan ku gapai bersama mimpiku

Guru, digugu lan ditiru

Seorang yang tak pernah lelah menunggu

Entah pelajaran apapun itu

Guruku, kobaran apiku

Matematika, otak yang dipaksa tuk bisa

Bagai kalkulator di setiap harinya

Menghitung huruf maupun angka

Pun mengajari ulang yang belum bisa

Hari-hari yang kujalani

Gelap tanpa pengarah hati

Ku temukan guru sejati

Tuk mengajariku apa arti duniawi dan ukhrawi

Literasi, ungkapan hati

Menunggu tulisan siswa siswi

Mengingatkanku pada guru yang baik hati

Slalu menanti nan tak pernah mengharap kembali

Ungkapan hati

Bak kupu-kupu yang terbang ke sana kemari

Mencurahkan isi hati lewat puisi

Menjadikan hati tenang bak sujud yang tiada henti

I’rabul Qur’an, memaknai al-qur’an per kata

Memudahkan untuk menghafal

Memahami isi kitab-Nya

Melaksanakan perintah-Nya

Guruku, bagai api yang menyala

Memporak-porandakan jiwa

Menyongsong semangat

Memberikan terbaik untuk kita

Untuk guruku, jasamu mulia

Mencerdaskan anak-anak bangsa

Bersabar atas kelakuan mereka

Demi tuk memajukan negara

Kini, ku tulis dalam puisi yang terbilang asri

Ku temukan seorang yang tak lelah mengajari

Demi mencerdaskan anak negeri

Terima kasih untuk ilmu ini

Rembang, Jawa Tengah

Oleh: Hilyatun Nabilah, Santri-Murid Kela XI SMK Cendekia Planet Nufo Mlagen Pamotan Rembang asal Sulang

.