Pesantren-Sekolah Alam Nurul Furqon atau lebih dikenal dengan Planet NUFO Mlagen, Pamotan, Rembang, benar-benar serius ingin melahirkan santri-murid berkualitas muslim intelektual profesional. Hanya jika mereka memiliki kualitas itu, mereka akan bisa menjadi kader andalan yang akan menjadi pendidik-pendidik yang berbasis ilmu dan mampu membiayai idealisme mereka sendiri. Karena itu, yang sangat ditekankan di Planet NUFO adalah penguasaan kepada teks sumber ajaran Islam, yakni: al-Qur’an dan hadits, ditambah dengan teks-teks yang merupakan khazanah intelektual Islam, baik klasik maupun modern. Untuk menguasai teks-teks tersebut, diperlukan latihan.

Pengajian massal memang membuat pengajar bisa menjadi lebih mahir, tetapi tidak demikian dengan para santri-murid. Sebab, pengajian model ini memberikan panggung yang luas kepada penceramah untuk berbicara apa saja, sehingga kemampuan retorika terasah. Sementara para santri-murid praktis hanya menjadi pendengar saja.Mengingat teks-teks berbahasa Arab, maka untuk mampu memaknainya, biasanya memerlukan waktu yang cukup panjang. Inilah yang ingin dipangkas oleh sistem pendidikan di Planet NUFO dengan metode baru dalam proses belajar mengajar. Di antara yang dilakukan adalah menghilangkan kajian massal, dan menggenjot pengajaran secara privat dengan orientasi hasil berupa kemampuan membaca dan memahami teks dengan benar. Pengajian massal dipandang sebagai metode pengajaran yang sangat tidak efektif. Santri-murid cenderung pasif, sehingga tidak memiliki fokus yang tinggi kepada materi yang diajarkan.

Berbeda jika yang dilakukan adalah memberikan kesempatan kepada para mereka untuk aktif. Di era teknologi digitalisasi yang sangat canggih sekarang, para guru, ustadz, kiai, dan tokoh-tokoh pendidikan dengan sebutan lainnya, dituntut untuk melakukan inovasi sebagai bentuk terobosan yang bisa mengakselerasi capaian proses belajar. Dalam hal latihan membaca teks misalnya, bahan bisa direkam. Sebab, santri-murid memiliki kemampuan dan kecerdasan yang sangat beragam. Ada yang bisa langsung paham dengan satu kali pengulangan, tetapi lebih banyak yang memerlukan pengulangan. Jika bahan latihan sudah direkam, maka rekaman bisa diputar berulang sesuai dengan kebutuhan mereka. Sedangkan para mentor, guru, ustadz, atau pengasuh tinggal melakukan verifikasi terhadap hasil belajar mereka. Hasil itu kemudian digunakan sebagai bahan untuk memberikan rekomendasi tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya oleh santri-murid agar kemampuan mereka terus berkembang. Cara inilah yang sekarang dipilih oleh Planet NUFO. Dr. Mohammad Nasih, atau yang akrab dipanggil Abah Nasih, merekam bahan ajarnya dimulai dengan surat Yusuf.

“Surat Yusuf saya pilih karena bahasanya luas, relatif tidak ada perumpamaan atau amtsal yang hanya bisa dipahami oleh santri-murid dewasa yang sudah memiliki kematangan intelektual. Sementara santri remaja dan yang dewasa tetapi pemula, lebih cocok belajar dengan teks yang susunan dan pesannya sederhana. Surat Yusuf isinya kan juga kisah yang relatif urut. Jadi mereka sekaligus lebih mudah untuk berlatih menghafalkannya. Perpaduan antara memaknai dan menghafalkan ini adalah jalan strategis untuk bisa mulai membangun narasi yang tepat, sesuai dengan yang dimaksudkan oleh al-Qur’an. Setelah surat Yusuf selesai, saya pindah ke surat al-Qashash dan surat al-Kahfi dengan tujuan yang lain lagi”, terang Abana yang juga dosen Ilmu Politik di berbagai perguruan tinggi di Jakarta ini.

Dengan cara baru ini, para santri-murid bisa belajar kapan saja. Planet NUFO menyediakan area-area khsusus yang memungkinkan mereka mendengarkan rekaman untuk belajar. Ada yang di gazebo di halaman depan, ada juga yang di masjid, dan juga tempat-tempat lainnya yang dianggap nyaman. Cara ini membuat para santri-murid tidak lagi memiliki alasan tidak bisa karena tidak diajari. Sebab, mereka memiliki kesempatan untuk terus belajar dan para pendidik memiliki lebih banyak kesempatan untuk melakukan verifikasi dan validasi terhadap hasil belajar mereka. Dan dengan cara ini, murid dengan bakat dan minat yang baik bisa melesat dengan cepat. (AH)